Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Informasi sekitar Pemilu

Amien Rais Pertimbangkan Maju sebagai Capres

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Mantan Ketua MPR Amien Rais mengakui banyak pertimbangan yang harus diambil sebelum dia mencalonkan diri kembali dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2009.

“Tapi kita lihat nanti saja, banyak yang harus dipertimbangkan untuk maju dalam pilpres, apalagi tinggal beberapa bulan lagi,” kata Amien saat menghadiri pengajian akbar di Masjid Baitus Sholikhin, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (20-2).

Sejumlah pertimbangan baginya untuk maju pilpres, kata Amien, antara lain kesiapan anggaran yang tentu relatif besar dan jaringan kuat yang terbangun dalam waktu relatif singkat.

Selain itu, kata dia, perhitungan riil untuk meraih kemenangan dalam pemilihan itu. “Kalau tidak menang, hanya sia-sia.”

Ia mengaku tetap mengawal pilpres, antara lain melalui pembentukan poros alternatif di luar dua calon kuat kini, yakni Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

Poros alternatif, kata Amien, terdiri dari sejumlah partai politik menengah ke bawah antara lain Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional (PAN), dan perorangan dari Partai Kebangkitan Bangsa. “Saya bicarakan hal ini dalam beberapa kesempatan bertemu dengan tokoh-tokoh nasional,” kata Amien yang juga pendiri PAN itu.

Ia menjelaskan poros alternatif untuk melakukan perubahan kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.

1 Maret 2009 - Posted by | Capres | , , , , ,

1 Komentar »

  1. Nah gitu kan bisa diterima akal-sehat, Pak Amien …
    Semenjak Rasul wafat, Allah tidak lagi menurunkan keajaiban.
    Karena itu jangan lagi bilang, “tunggu sinyal dari langit.”
    KeISLAMan kita kan sudah sangat kacau, plin-plan, dan tidak sebangun dengan Kehendak Allah.
    Siapa pun ingkari Islam, walau ia muslim, celakalah ia. Contoh, Indonesia -yang mayoritas muslim-, tetap saja tenggelam dalam multi-krisis. Lalu, Palestina yang tergelincir dalan neraka-Gaza. Semua itu karena keingkaran kita akat Islam.

    Komentar oleh Rangon el Tobor | 11 Maret 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.